Manfaat Bermain Game

Video game itu bagus buat kita. Loh kenapa? Bukannya main game itu membuat kita malas? Bukannya main game cuma buang-buang waktu? Bukannya main game hanya membuat kita jadi bodoh? Siapa bilang. Main game justru membuat kita belajar banyak hal. Saya akan menjelaskan manfaatnya.

1. Meningkatkan Kemampuan Problem-Solving dan Kreativitas
Video game dapat meningkatkan kecepatan otak memproses informasi, meningkatkan kemampuan reasoning, dan problem-solving. Orang yang bermain video game kemampuan kognitifnya lebih tinggi dibandingkan orang yang tidak bermain video game. Kenapa bisa begitu? Sebenarnya video game berisi serangkaian problem yang harus kita selesaikan. Untuk menyelesaikan sebuah game, kita harus menyelesaikan masalah-masalah yang ada di game itu terlebih dahulu.
Kita harus mencari informasi, analisis, mencoba berbagai macam cara, dan merencanakan strategi untuk melewati sebuah level atau stage. Ditambah, kita harus mengerti peraturan-peraturannya, struktur, bagaimana hal-hal dalam game itu berinteraksi satu sama lain. Setelah mengerti itu semua, kita punya kendali akan hal yang ada pada game tersebut. Ini yang sebenarnya meningkatkan kreativitas. Bagaimana cara kita menyelesaikan masalah di dalam game, itu terserah kalian, yang penting masalah terselesaikan. Tergantung kita suka cara yang bagaimana. Pada akhirnya, kita akan mengekspresikan hasil pemikiran kita sendiri.
Lalu, kegunaan ini semua untuk apa? Jelas, sebuah persoalan itu sebenarnya adalah sebuah problem yang harus kita selesaikan. Intinya, proses berpikir yang kita lakukan ketika mengerjakan soal dan menyelesaikan level atau stage di game itu sama persis. Dengan bermain game, proses berpikir itu terlatih selagi kita mengisi waktu luang.

2. Sebagai sarana belajar Bahasa Inggris
Kita bisa belajar Bahasa Inggris dari video game, kawan. “Kalau belajar Bahasa Inggris, kan gak harus main video game, bisa yang lain”. Memang belajar Bahasa Inggris tidak hanya dari game, tapi video game punya hal penting yang media lain tidak punya, yaitu keterlibatan diri. Misalnya, saat kita menonton film, walaupun kita tidak sepenuhnya mengerti apa yang terjadi, tapi ceritanya tetep berjalan. Buku juga seperti itu. Kalian tidak sepenuhnya ngerti halaman sebelumnya, tapi bisa saja kita lanjut ke halaman selanjutnya. Dalam video game, jika kita tidak mengerti apa yang terjadi, kita harus bagaimana dan harus kemana, kita tidak tahu. Tidak bisa melanjutkan ceritanya.
Video game menuntut kita untuk mengerti semua yang terjadi. Kita harus mengerti semua vocab dan grammar yang ada. Jika salah pengertian, tidak bisa berbuat apapun karena salah mendapatkan informasi dan akhirnya kita salah tujuan. Jadi, dengan bermain video game, jika ada yang kita tidak mengerti, kita ada keharusan untuk nyari tau. Dengan begitu, lama kelamaan kemampuan bahasa inggris kita akan meningkat.

3. Lebih cepat mengambil keputusan
Orang yang bermain game memiliki kemampuan mengambil keputusan 25% lebih cepat dari yang tidak bermain game. Kenapa bisa begitu? Dalam video game sering sekali membutuhkan kecepatan kita mengambil keputusan. Kita diberi suatu masalah dan harus secepat mungkin menyelesaikannya. Jika tidak maka kita akan kalah. Sebenarnya, ini tidak terlalu jauh dari nomor 1 di atas. Kemampuan problem-solving dilatih terus-menerus, lama-kelamaan mengambil keputusan untuk menyelesaikan masalah itu akan jadi lebih cepat.
Lalu, apa pentingnya? Jika kita mengerjakan soal tidak ada batas waktunya, itu tidak ada gunanya. Kita mengambil keputusan cepet = mengerjakan soal lebih cepet.

4. Lebih gampang mengingat dan fokus
Bermain video game dapat meningkatkan ingatan jangka pendek dan ingatan jangka panjang serta fokus. Bermain video game bisa membuat ingatan lebih baik dan membuat kita lebih gampang fokus. Kenapa bisa begitu? Banyak hal yang harus kita perhatikan saat bermain game. Misalnya darah musuh, arah tembakan, arah gerakan, musuh ada dimana, skor, peluru, dll. Kita harus memperhatikan semuanya, tapi juga harus tetap fokus ke satu hal, yaitu masalah yang harus kita selesaikan. Terlewat sedikit, maka akan kalah. Jadi, kita dilatih untuk multitasking, tapi tetap fokus. Kita dituntut untuk mengingat semua informasi tersebut, sembari menjalankan karakter kita.
Lalu, apa pentingnya? Memory kita jadi lebih bagus, jadi saat mengerjakan soal tidak mudah lupa. Fokus? kita mengerjakan soal jadi tidak gampang terganggu. Bisa lebih cepat dan tidak dikejar-kejar waktu.

5. Meningkatkan kemampuan membaca
Bermain video game selama dua belas jam lebih meningkatkan kemampuan membaca dari pada membaca buku selama dua belas jam, karena peningkatan rentan perhatian. Sebenarnya ini masih ada hubungannya dengan nomor 4. Karena bisa lebih fokus, kemampuan membaca meningkat. Bahkan lebih meningkat saat bermain game dibanding kita membaca buku.
Maksud dari kemampuan membaca meningkat itu bagaimana? Kita bisa mengerti isi dari suatu bacaan lebih cepat. Lalu, gunanya apa? Saat kita membaca teks-teks panjang jadi tidak terbuang. Satu lagi yang paling penting, dengan segudang manfaat yang bisa kita dapat semua itu bisa kita dapat dengan cara yang menyenangkan.
Tidak semua hal yang kita dapatkan saat bermain game itu tidak bermanfaat. Asal kita memainkannya saat waktu luang. Jika waktunya belajar kita harus tetap belajar. Kita dapat membagi porsi waktu kapan kita harus belajar dan kapan kita bermain game. Maka, manfaat dari game itu akan kita dapatkan.

Referensi : http://www.zenius.net/blog/2119/kata-siapa-maen-game-itu-gak-ada-manfaatnya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: