Keragaman Bahasa Indonesia

Ragam bahasa adalah variasi pemakaian bahasa. Ragam bahasa merupakan variasi bahasa menurut pemakaian, yang berbeda-beda menurut topik  yang dibicarakan, menurut hubungan pembicara, kawan bicara, orang yang dibicarakan, serta menurut medium pembicara. Variasi bahasa yang berbeda-beda disebabkan berbagai faktor yang terdapat dalam masyarakat, seperti usia, pendidikan, agama, bidang kegiatan dan profesi, latar belakang budaya daerah, dan sebagainya. Oleh sebab itu, Bahasa Indonesia memiliki berbagai ragam bahasa.

Chaer (2006:3) membagi ragam Bahasa Indonesia menjadi tujuh ragam bahasa. Pertama, ragam bahasa yang bersifat perseorangan. Ragam bahasa ini disebut dengan istilah idiolek. Idiolek adalah variasi bahasa yang menjadi ciri khas individu atau seseorang pada saat berbahasa tertentu.

Kedua, ragam bahasa yang digunakan oleh sekelompok anggota masyarakat dari wilayah tertentu, yang biasanya disebut dengan istilah dialek. Misalnya, ragam Bahasa Indonesia dialek Bali berbeda dengan dialek Yogyakarta.

Ketiga, ragam bahasa yang digunakan oleh sekelompok anggota masyarakat dari golongan sosial tertentu, biasanya disebut sosiolek. Misalnya ragam bahasa masyarakat umum ataupun golongan buruh kasar tidak sama dengan ragam bahasa golongan terdidik.

Keempat, ragam bahasa yang digunakan dalam kegiatan suatu bidang tertentu, seperti kegiatan ilmiah, sastra, dan hukum. Ragam ini disebut juga dengan istilah fungsiolek, contohnya ragam bahasa sastra dan ragam bahasa ilmiah. Ragam bahasa sastra biasanya penuh dengan ungkapan atau kiasan, sedangkan ragam bahasa ilmiah biasanya bersifat logis dan eksak.

Kelima, ragam bahasa yang biasa digunakan dalam situasi formal atau situasi resmi. Biasa disebut dengan istilah bahasa baku atau bahasa standar. Bahasa baku atau bahasa standar adalah ragam bahasa yang dijadikan dasar ukuran atau yang dijadikan standar.

Keenam, ragam bahasa yang biasa digunakan dalam situasi informal atau tidak resmi yang biasa disebut dengan istilah ragam nonbaku atau nonstandar. Dalam ragam ini kaidah-kaidah tata bahasa seringkali dilanggar.

Ketujuh, ragam bahasa lisan dan tulis. Ragam bahasa yang digunakan secara lisan yang biasa disebut bahasa lisan. Ragam bahasa lisan adalah bahan yang dihasilkan alat ucap (organ of speech) dengan fonem sebagai unsur dasar. Dalam ragam lisan, kita berurusan dengan tata bahasa, kosakata, dan pelafalan. Dalam ragam bahasa lisan ini, pembicara dapat memanfaatkan tinggi rendah suara atau tekanan, air muka, gerak tangan atau isyarat untuk mengungkapkan ide.

Ragam bahasa tulis adalah bahasa yang dihasilkan dengan memanfaatkan tulisan dengan huruf sebagai unsur dasarnya. Dalam ragam tulis, kita berurusan dengan tata cara penulisan (ejaan) di samping aspek tata bahasa dan kosa kata. Dengan kata lain dalam ragam bahasa tulis, kita dituntut adanya kelengkapan unsur tata bahasa seperti bentuk kata ataupun susunan kalimat, ketepatan pilihan kata, kebenaran penggunaan ejaan, dan penggunaan tanda baca dalam mengungkapkan ide.

Akhir-akhir ini di Indonesia sedang muncul tren bahasa baru yang disebut bahasa 4L4Y (baca: alay) . Bahasa ini sering sekali digunakan oleh kebanyakan remaja. Penulisan bahasa ini seperti dengan kombinasi huruf besar dan kecil serta kadang menggunakan angka-angka yang sulit dimengerti. Bahasa alay tidak termasuk kedalam ragam bahasa karena penulisannya yang tidak sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia.

Saat ini bahasa aneh dengan cepat menyebar ke kalang remaja. Semakin lama bahasa Indonesia akan terkikis. Remaja mulai meninggalkan dialeknya dan mengubah cara bicaranya menjadi kebarat-baratan. Bisa jadi lama-kelamaan turis yang ingin belajar bahasa Indonesia menjadi bingung bagaimana bahasa Indonesia yang sebenarnya. Karena apa yang terjadi di masyarakat tidak sama dengan yang mereka pelajari di lembaga resmi yang menggunakan bahasa Indonesia sesuai dengan Ejaan Yang Disempurnakan.

Sebagai warga Indonesia yang baik, seharusnya kita bisa mengucapkan dan memakai bahasa Indonesia dengan baik dan tutur kata yang sopan agar bahasa Indonesia bisa dikenal luas oleh dunia.

Sumber :

http://hendrapgmi.blogspot.com/2012/10/makalah-ragam-bahasa-indonesia.html

http://rizardian.blogspot.com/2012/10/ragam-bahasa-indonesia.html

http://nindyauntari.blogspot.com/2009/10/ragam-bahasa-indonesia-secara-lisan-dan.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: